Pasal 2
DPRD terdiri atas anggota partai politik peserta pemilihan umum yang dipilih melalui pemilihan umum.

Pasal 3
DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

Bagian Kesatu
Fungsi
Pasal 4

(1)    DPRD mempunyai fungsi:
a.    legislasi;
b.    anggaran; dan
c.    pengawasan.
(2)    Fungsi legislasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a diwujudkan dalam membentuk peraturan daerah bersama Walikota.
(3)    Fungsi anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b diwujudkan dalam membahas dan menyetujui rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah bersama Walikota.
(4)    Fungsi pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c diwujudkan dalam mengawasi pelaksanaan peraturan daerah dan APBD.
(5)    Ketiga fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah.
Bagian Kedua

Tugas dan Wewenang
Pasal 5

DPRD mempunyai tugas dan wewenang :
a.    membentuk peraturan daerah bersama Walikota;
b.    membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai APBD yang diajukan oleh Walikota;
c.    melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD;
d.    mengusulkan pengangkatan dan/atau pemberhentian walikota dan/atau wakil walikota kepada Menteri Dalam Negeri melalui gubernur untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan dan/atau pemberhentian;
e.    memilih wakil  walikota dalam hal terjadi kekosongan Jabatan wakil walikota;
f.    memberikan pendapat dan pertimbangan kepada pemerintah daerah  terhadap rencana perjanjian internasional di daerah;
g.    memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama internasional yang dilakukan oleh pemerintah daerah;  
h.    memberikan persetujuan terhadap rencana kerjasama dengan daerah lain atau pihak ketiga yang membebani APBD dan masyarakat serta mengakibatkan berkurangnya aset daerah;
i.    meminta laporan keterangan pertanggungjawaban walikota dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah;
j.    mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
k.    melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagian Ketiga
Keanggotaan

Pasal 6
(1)    Anggota DPRD sebanyak 40 (empat puluh) orang.
(2)    Keanggotaan DPRD diresmikan dengan keputusan gubernur.
(3)    Anggota DPRD berdomisili di Daerah.
(4)    Masa jabatan anggota DPRD adalah 5 (lima) tahun dan berakhir pada saat anggota DPRD baru mengucapkan sumpah/janji.

Bagian Keempat
Sumpah/Janji

Pasal 7
(1)    Anggota DPRD sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama yang dipandu oleh ketua pengadilan negeri dalam rapat paripurna Istimewa DPRD.
(2)    Dalam hal ketua pengadilan negeri berhalangan, pengucapan sumpah/janji anggota DPRD dipandu oleh wakil ketua pengadilan negeri.
(3)    Dalam hal wakil ketua pengadilan negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berhalangan, pengucapan sumpah/janji anggota DPRD dipandu oleh hakim senior pada pengadilan negeri yang ditunjuk oleh ketua pengadilan negeri.
(4)    Pengucapan sumpah/janji merupakan tekad untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya, memegang teguh Pancasila, menegakkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan peraturan perundang-undangan yang mengandung konsekuensi berupa kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh setiap anggota DPRD.
(5)    Dalam hal tanggal berakhirnya masa jabatan anggota DPRD jatuh pada hari libur atau hari yang diliburkan, pengucapan sumpah/janji dilaksanakan hari berikutnya sesudah hari libur atau hari yang diliburkan dimaksud.

Pasal 8
(1)    Anggota DPRD yang berhalangan mengucapkan sumpah/janji bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1), mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh Pimpinan DPRD.
(2)    Anggota DPRD pengganti antarwaktu sebelum memangku jabatannya, mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh ketua atau wakil ketua DPRD dalam rapat  paripurna istimewa DPRD.
 Pasal 9
(1)    Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1), didampingi oleh rohaniawan sesuai dengan agamanya masing-masing.
(2)    Dalam pengucapan sumpah/janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1), anggota DPRD yang beragama :
a.    Islam, diawali dengan frasa “ Demi Allah”;
b.    Protestan dan Katolik, diakhiri dengan frasa “semoga Tuhan menolong saya”;
c.    Budha, diawali dengan frasa “Demi Hyang Adi Budha”; dan
d.    Hindu, diawali dengan frasa “ Om Atah Paramawisesa”.
(3)    Setelah mengakhiri pengucapan sumpah/janji, anggota DPRD menandatangani berita acara pengucapan sumpah/janji.

Pasal 10

Sumpah/janji sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1), sebagai berikut: "Demi Allah (Tuhan) saya bersumpah/berjanji:
bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota/ketua/wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh, demi tegaknya kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan;
bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Pasal 11

(1)    Tatacara pengucapan sumpah/janji anggota DPRD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1), terdiri dari tata urutan acara, tata pakaian dan tata tempat.
(2)    Tata urutan acara untuk pelaksanaan pengucapan sumpah/janji Anggota DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi :
a.    pembukaan rapat oleh Pimpinan DPRD;
b.    menyanyikan lagu Indonesia Raya;
c.    pembacaan keputusan Gubernur tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD oleh Sekretaris DPRD;
d.    pengucapan sumpah/janji Anggota DPRD;
e.    penandatanganan berita acara sumpah/janji Anggota DPRD secara simbolis oleh satu orang dari masing-masing kelompok agama dan Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta/Wakil Ketua Pengadilan Negeri/Hakim Senior yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Negeri;
f.    pengumuman Pimpinan Sementara DPRD oleh Sekretaris DPRD;
g.    serah terima Pimpinan DPRD Lama kepada Pimpinan Sementara secara simbolis dengan penyerahan palu pimpinan;
h.    sambutan Pimpinan Sementara DPRD;
i.    sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Walikota;
j.    pembacaan doa;
k.    penutupan oleh Pimpinan Sementara DPRD; dan
l.    penyampaian ucapan selamat.
(3)    Tata pakaian yang digunakan dalam acara pengucapan sumpah/janji Anggota DPRD  meliputi :
a.    Ketua Pengadilan Negeri/Wakil Ketua Pengadilan Negeri/Hakim Senior yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Negeri menggunakan pakaian sesuai dengan ketentuan dari instansi yang bersangkutan;
b.    Walikota menggunakan pakaian sipil lengkap dengan peci nasional;
c.    Anggota DPRD yang akan mengucapkan sumpah/janji menggunakan pakaian sipil lengkap warna gelap dengan peci nasional bagi pria dan wanita menggunakan pakaian nasional;
d.    undangan bagi anggota TNI/POLRI menggunakan pakaian dinas upacara, undangan sipil menggunakan pakaian sipil lengkap dengan peci nasional bagi pria dan wanita menggunakan pakaian nasional.
(4)    Tata tempat dalam acara pengucapan sumpah/janji Anggota DPRD meliputi :
a.    Pimpinan DPRD duduk di sebelah kiri Walikota dan Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta /Wakil Ketua Pengadilan Negeri/Hakim Senior yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Negeri disebelah kanan Walikota;
b.    Anggota DPRD yang akan mengucapkan sumpah/janji duduk di tempat yang telah disediakan;
c.    setelah pengucapan sumpah/janji Pimpinan Sementara DPRD duduk di sebelah kiri Walikota;
d.    Pimpinan DPRD yang lama dan Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta /Wakil Ketua Pengadilan Negeri/Hakim Senior yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Negeri di tempat yang telah disediakan;
e.    Sekretaris DPRD duduk di belakang Pimpinan DPRD;
f.    para undangan dan Anggota DPRD lainnya duduk di tempat yang telah disediakan; dan
g.    Pers/kru TV/radio disediakan tempat tersendiri.