• Selamat Datang di Website DPRD Kota Yogyakarta
  • Event Calendar
    • Anggota DPRD Kota Yogyakarta Masa Jabatan 2014-2019

    • anggota DPRD masa jabatan 2014-2019

    • Anggota DPRD perempuan masa jabatan 2014-2019

    • Rapat Konsultansi Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi dengan TAPD

    ASPIRASI
    PENGADUAN
    JAJAK PENDAPAT
    Bagaimana Kinerja dan hasil DPRD Saat Ini?
    Bagus
    Biasa Saja
    Jelek

    HASIL POLLING
    STATISTIK PENGUNJUNG
    • Browser :
    • OS : Unknown Platform
    • Dikunjungi sebanyak : 349659 kali
    Share This Articel on :
    Penyampaian Pidato Sambutan Walikota Yogyakarta Masa Jabatan 2017-2022

    2017-05-24 15:48:53 WIB

    Senin, 22 Mei 2017 pkl 15.00 WIB di Gedung DPRD Kota Yogyakarta dilaksanakan rapat Paripurna Istimewa Walikota Yogyakarta masa jabatan 2017-2022 yang dihadiri oleh 29 anggota DPRD Kota Yogyakarta, Forkompinda, KPU Kota Yogyakarta, Panwaslu dan segenap jajaran birokrasi di Pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya Walikota Yogyakarta menyampaikan visi misi Walikota ke depan sampai tahun 2022 ;Meneguhkan Kota Yogyakarta sebagai kota nyaman huni pusat pelayanan jasa yang berdaya saing kuat untuk keberdayaan masyarakat dengan berpijak pada nila kesitimewaan". Arti visi tersebut meneguhkan Kota Yogyakarta dalam upaya mempertegas kembali perwujudan Kota yang telah mempunyai aspek mendasar sebagai kota nyaman huni dan kota pusat pelayanan jasa dengan memperkuat nilai daya saing daerah dengan berpijak pada nilai kesitimewaan sebagai bagian penekanaan harapan suatu ideal kota di masa depan. Kota Yogyakarta sebagai Kota Nyaman Huni adalah : 1. Kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta yang paling tinggi, di atas angka rata-rata nasional, yang tercermin dalam nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi. 2. Memiliki sarana dan prasarana pelayanan perkotaan yang layak dan memadai bagi aktifitas warga. 3. Pelayanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat melampaui standart pelayanan minimal. 4. Berkembangnya perekonomian yang mampu menggerakan pembangunan kota dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 5. memberikan ruang yang kondusif bagi pengembangan nilai-nilai dan aktifitas sosial dan budaya sehingga mampu meningkatkan keberdayaan dan kemandirian masyarakat. Kota Yogyakarta sebagai pusat pelayanan jasa yang berdaya saing kuat adalah : 1. Maju dan berkembnag Kota Yogyakarta sebagai pusat pelayanan jasa yang meliputi jasa penunjangan pendidikan. Pariwisata, perdaganagan, pemerintahan, keungan, kesehatan, transportasi dan komunikasi, serta Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) yang unggul, baik secara kompratif maupun kompetitif. 2. Terbangunya sistem pelayanan dan kelembagaan yang mudah, cepat, dan kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya investasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan kota dan peningkatan kesejateraan masyarakat. 3. Meningkatkan aktifitas sektor pariwisata dan pendidikan sebagai penopang utama palyanan jasa kota secara kompetitif dan sebagai gerbong utama pertumbuhan perekonomian kota dan mampu menarik picu pergerakaan sektor andalan lain. 4. Meningkatkan perbaikan efisiensi dan efektifitas sistem produksi dan distribusi sebagai pelayanan skala lingkungan kota dan regional. 5. Menguatnya kualitas identitas kota yang mampu menjadikan diri sebagai basis kota dalam kerjasama dan pengembangan usaha serta menjadi bagian sistem pergerakan antara kota. Kota Yogyakarta yang berorientasi pada keberdayaan masyarakat. 1. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang cerdas, terampil dan berakhlak mulia. 2. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan gaya hidup sehat dan bersih. 3. Meningkatnya etos kerja, yaitu cerdas berteknologi, penih prestasi, manusiawi, menciptkan rasa aman, dan mencerahkan. 4. Meningkatnya peluang kerja yang bisa menampung tenaga kerja produktif. 5. Berkembangnya kemitraan sosial dalam semangat gotong royong yang akan memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi kerawanan sosial. Kota Yogyakarta yang berpijak pada nilai keIstimewaan. 1. Berkembangnya pemerintahan, pelayanan, dan aktifitas kemasyarakatan Kota Yogyakarta yang sesuai dan menjunjung tinggi nilai keistimewaan sesuai amanat Undang-Undang Keistimewaan Dearah Istimewa Yogyakarta. 2. Meningkatnya peran partisipasi dan kesejahteraan masyarakat atas pembangunan daerah berbasis keIstimewaan. 3. Menguatnya identitas sebagai kota warisan budaya luhur, pendidikan, dan pariwisata yang menjadi bagian nilai keistimewaan. 4. Berkembangnya semangat “Jogja Bekemajuan” dalam penyelanggaraan pembanguna kota, berupa kemauan yang kuat yang bersumber pada kekayaan budaya Ngayogyakarta Hadiningrat yang religius, memakmurkan, dan berwawasan lingkungan serta pada daya kreatif masyarakat Jogja. Dalam mewujudkan visi “Meneguhkan Kota Yogyakarta sebagai kota nyaman huni dan pusat pelayanan jasa yang berdaya saing kuat untuk keberdayaan masyarakat dengan berpijak pada nilai keIstimewaan dirumuskan melalui 7 (Tujuh) misi Pembangunan, yaitu : 1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing kota, dengan strategi menuju program : a. Mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas unggul. b. Membangun daya dukung pengembangan usaha dan kemudahan investasi yang kondusif dan atraktif. c. Meningkatkan pendapatan daerah. 2. Memperkuat ekonomi kerakyatan dan keberdayaaan kemasyarakatan, dengan strategi menuju program : a. Meningkatkan peluang kesempatan kerja dan berusaha. b. Memperkuat pemberdayaan Koperasi dan UMKM, termasuk Pedagang Pasar Tradisional. c. Mengembangkan kemitraan antara pengusaha besar dengan UMKM. d. Memperkuat pemberdayaan dan pengarusutamaan gender untuk kaum perempuan, lanjut usia, difabel, miskin dan perlindungan anak. e. Membangun pembentukan ketahanan keluarga. 3. Memperkuat Moral, Etika dan Budaya Masyarakat Kota Yogyakarta, dengan strategi menuju program : a. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam bermasyarakat secara cerdas, penuh toleransi, dan mengedepankan budi pekerti luhur. b. Meningkatkan semangat gotong royong, jiwa nasionlisme, dan kebanggaan pada budaya masyarakat Yogyakarta. c. Mengembangkan nilai-nilai luhur yang berasal dari budaya dan agama dalam praktek kehidupan sehari-hari. 4. Memperkuat tata kota dalam kelestarian lingkungan, dengan strategi menuju Program : a. Meningkatkan kualitas penataan kota dan lingkungan. b. Peningkatan pengawasan pembangunan berwawasan lingkungan. c. Memperkuat kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas. d. Mewujudkan ketentraman dan ketertiban. 5. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, sodial dan budaya, dengan strategi menuju program : a. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan wajib belajar 12 tahun. b. Meningkatkan kulitas sarana prasarana pendidikan. c. Meningkatkan pertumbuhan pariwisata. d. Mengembangkan pelestarian seni dan budaya. 6. Membangun sarana prasarana publik dan pemukiman, dengan strategi menuju program : a. Meningkatkan layanan sarana prasarana perkotaan yang merata dan berkualitas. b. Membangun sarana prasarana lingkungan untuk mendukung permukiman layak huni dan sehat. c. Meningkatkan daya dukung sistem transportasi perkotaan yang aman, nyaman, dan handal. 7. Meningkatkan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih, dengan strategi menuju program : a. Membentuk kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah daerah yang berkualitas dan efisien. b. Meningkatkan kualitas pendayagunaan aparatur pemerintahan daerah. c. Meningkatkan layana administrasi kependudukan yang pasti, terukur, akurat dan tepat waktu.

    PENGUMUMAN